Kamis, 22 November 2012

Materi Sejarah semester 1


Materi Sejarah kelas Xl ipa semester 1
PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA
           Perkembangan islam di indonesia sangat di tentuka oleh kondisi sosial, budaya, dan ekonomi yang ada sebelumnya. Secara geografis wilayah indonesia memiliki arti yang sangat penting bagi masuknya unsur-unsur dari luar. Karena menjadi jalur lalu lintas perdaganga internasional dengan terbukanya wilayah nusantara, meungkinkan masyarakat untuk berinteraksi dengan bangsa lain.
  1. Kondisi sosial budaya
    Sebelumnya kedatangan islam, perabadan yang pernah muncul dan mampu membangun struktur masyarakat yang mapanb yaitu Hindu-budha. Peradaban ini sangat berpengaruh pada pembentukan struktur masyarakat, yaitu masyarakat yang memiliki struktur hierarkis, dalam masyarakat terdapat lapisan-lapisan sosial yang sangat ketat. Masyarakat terbagi atas kasta-kasta, yaitu kasta brahmana, kesatria, waisya, dan sudra. Hubungan antar kasta bersifat vertikal yang sempit, artinya interaksi antarindividu hanya terjadi dalam kelompok kastanya sendiri.
    Dalam konsepsi hindu-budha, hubungan antara manusia dengan jagad raya bagaikan hubungan kesejajaran antara makrokosmos dan mikrokosmos. Manusia adalah mikrokosmos dan jagad raya adalah makrokosmos. Menurut kepercayaan ini, manusia senantiasa berada di bawah pengaruh tenaga-tenaga yang bersumber pada penjuru mata angin, binatang-binatang dan planet-planet.
    Penguasa makrokosmos adalah dewa, sedangkan penguasa mikrokosmos adalah raja, sehingga lahir lah konsep “dewa raja”. Raja adalah wakil dewa di muka bumi. Raja titisan dewa atau sebagian keturunan atau sebagai dua-duanaya , baik sebagian penitisan maupun keturunan dewa. Raja memiliki kedudukan yang sangat sentral. Hubungan antara raja dengan rakyat membentuk struktur yang patrimonial.
  1. Kondisi politik ekonomi
   Sebelumnya kedatangan islam, kondisi politik Indonesia terlihat dari kejayaan kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Pada abad ke-7 sampai dangan abad ke-12, Sriwijaya mengalami masa kejayaan. Kejayaan ini sangat di tentukan oleh letak Sriwijaya sebagai kerajaan Maritim, Sriwijaya menjadi bagian dari jalur perdagangan internasional.
    Sebagai pelabuhan, pusat perdagangan, dan pusat kekuasaa, kerajaan Sriwijaya menguasai pelayaran dan perdagangan di bagaian barat indonesia. Sriwijaya sebagai pusat perdagangan banyak dikunjungi pedagang dari Parsi, Arab, dan Cina yang memperdagangkan barang-barang dari negerinya yang dilaluinya, sedangkan pedagang jawa membelinya dan menjual rempah-rempah.
     Majapahit pernah tampil sebagai supermasi kekuasaan diwilayah indonesia, setelah sriwijaya runtuh. Kerajaan Majapahit dialami pada masa kekuasaan raja Hayam wuruk dan dengan patihnya Gajah mada. Dengan sumpah palapanya, Gajah mada melakukan perluasan wilayah Majapahit mengalami kemunduran yang lebih banyak disebabkan oleh adanya konflik internal.
  1. Awal Kedatangan Islam
a.       Para sejarawan Indonesiaarab.
Pendapatnya: islamisasi di Indonesia dimulai pada abad pertama hijriyah atau abad ke-7 masehi. Pendapat ini berdasarkan bukti, pada abad itu di pusat kerajaan di sriwijaya telah dijumpai perkampungan- perkampungan pedagang Arab.
b.      Mouquette (ilmuan Belanda)
Pendapatnya:islam masuk keindonesia pada abad ke 13-14 masehi. Berdasarkan bukti batu nisan di Pasai berangka tahun 17 djulhijah 831 atau 21 september 1428 M, yang identik dengan batu nisan di makam Maulana malik ibrahim (822 H atau 1419 M) di Gresik Jawa timur.
c.       Morisson
Ia mendukung pendapat mouquette.
  1. Tempat asal para pembawa Islam
a.       Shouck Hurgronje berpendapat, para penyebar islam di indonesia berasal dari Gujarat (India).
b.      Fattini berpendapat, para penyebar islam di indonesia berasal dari Benggala (Bangladesh)
c.       Crawford berpendapat,para penyebar islam di Indonesia berasal dari Mekah (Arab).
d.      Husein djajadiningrat berpendapat, para penyebar islam di Indonesia berasal dari parsi atau parsia.
  1. Saluran-saluran Islamisasi
a.       Perdagangan.
b.      Perkawinan, misalnya rara santang dengan syarif abdullah.
c.       Pendidikan, misalnya pondok pesantren.
d.      Seni budaya, misalnya kali grafi, wayang, sekaten, senibudaya.
e.       Tasawuf.
  1. Faktor-faktor yang mempermudah penyebaran islam di Indonesia
a.       Syarat menganut agama islam sangat mudah.
b.      Upacara peribadatan dalam islam sangat sederhana.
c.       Dalam ajaran islam tidak mengenal sistem kasta.
d.      Agama islam menyebar ke Indonesia disesuaikan dengan adat dan tradisi Indonesia.
e.       Islam yang berkembang di Indonesia terpengaruh ajaran tasawuf.
f.       Faktor politik keruntuhan kerajaan yang bercorak hindu.
  1. Pengaruh kebudayaan islam di Indonesi
a.       Bidang sastra
1)      Berkembangnya kitab Suluk yakni kitab yang membentangkan ajaran tasawuf, misalnya Suluk Sukarso dan Suluk Wujil.
2)      Berkembangnya kitab primbon yakni kitab yang berisi kegaiban, berisi ramalan serta penentuan hari baik dan buruk, maupun pemberian makna kepada suatu kejadian.
b.      Bidang pertunjukan
1)      Wayang
2)      Sekaten
3)      Debus
c.       Seni bangunan
1)      Menara
2)      Masjid
d.      Bidang sosial kemasyarakatan
Pada masa pengaruh islam kemasyarakatan terbagi menjadi:
1)      Golongan raja dan keluarganya
2)      Golongan elite
3)      Golongan nonelite
4)      Golongan hamba sahaya
  1. Tokoh penyebar Islam
Di pulau jawa, proses islamisasi dilakukan oleh sekelompok mubaligh islam yang dikenal dengan sebutan Walisanga. Wali adalah orang yang dekan dengan Allah, sedangkan sanga menunjukan jumlah sembilan. Mereka adalah:
a.       Maulana Malik Ibrahim, orang pertama yang menyebarkan islam di pulau jawa.
b.      Raden Rakhmat atau sunan ampel.
c.       Makhmud ibrahim atau sunan bonang.
d.      Sunan derajat
e.       Raden paku atau sunan giri.
f.       Raden Jaka Said.
g.      Jafar Sidik atau Sunan Kudus.
h.      Raden Prawoto atau Raden Umar said atau Sunan Muria.
i.        Fatahillah atau Falatehan atau sunan gunung jati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar